Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mencegahnya
15669
post-template-default,single,single-post,postid-15669,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

 Pahami Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mencegahnya

Hiperpigmentasi

 Pahami Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mencegahnya

Ladies, ada beberapa kelainan dari pembentukan pigmen dari kulit. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi warna kulit, seperti hemoglobin, pigmen eksogen pada warna kulit, pigmen endorgen yang dibuat oleh tubuh sendiri, dan melamin.

Sudah familiarkah Anda dengan hiperpigmentasi?

Hiperpigmentasi merupakan penyakit kulit dimana produksi melanin berlebihan pada akan membuat kulit Anda memiliki spot-spot yang lebih gelap daripada kulit sekitarnya. Penyebab dari Hiperpigmentasi adalah sebagai berikut:

  1. Faktor keturunan dan usia
  2. Paparan sinar matahari yang umumnya terjadi pada jam 09.00 sampai jam 15.00 siang.
  3. Mengonsumsi pil kontrasepsi dan menjalani terapi hormon bagi wanita yang sedang mengandung.
  4. Kosmetik dengan bahan-bahan tertentu

 

Secara umum, tipe-tipe hiperpigmentasi adalah:

  1. Melasma

Hiperpigmentasi melasma biasanya terjadi pada wanita berusia 20-50 tahun dan sedang hamil. Munculnya melasma akibat aktivasi melanocytes yang berlebih akibat hormon estrogen dan progesteron sehingga memicu produksi melanin.

 

  1. Lentigo

Lentigo juga dikenal dengan istilah age spot. Lentigo itu sendiri merupakan jenis hiperpigmentasi berupa bercak kecokelatan pada tubuh yang diderita pada wanita yang berusia 40-an. Pada umumnya terjadi akibat paparan sinar matahari.

 

  1. Hiperpigmentasi setelah inflamasi

Hiperpigmentasi setelah inflamasi (Post-inflammatory hyperpigmentation) terjadi akibat produksi melanin yang disebabkan karena proses inflamasi yang disebabkan jerawat, psioriasis eksim, dermatitis, hingga reaksi alergi.

 

Pencegahan atas hiperpigmentasi dapat dilakukan dengan cara berikut:

 

  1. Lindungi kulit dengan menggunakan krim tabir surya

Sebelum memulai aktivitas di luar, pastikan Anda melindungi kulit dari paparan cahaya UV yang dapat memicu produksi melanin dengan memakai tabir surya dengan SPF paling sedikit 30 yang cukup setiap 2 jam dan pakai kopi bertepi lebar serta jbatasi waktu di bawah matahari.

 

  1. Hati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan mempunyai potensi efek samping yang dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Jika Anda ingin mengonsumsi obat-obatan, selalu tanyakan ke dokter atau apoteker mengenai obat Anda.

 

  1. Rawatlah kulit Anda

Hendaklah Anda senantiasa merawat kulit Anda dengan menggunakan produk perawatan kulit yang lembut, tetapi lebih baik jika Anda memilih bahan-bahan alami seperti tomat, minyak alpukat, yoghurt, dan sebagainya untuk membantu mencegah hiperpigmentasi. Jangan menggaruk dan memencet jerawat.

Apakah Anda memiliki permasalahan tersebut? Kini, bisa diatasi secara efektif dan instan dengan perawatan yang ditawarkan oleh salah satu klinik kecantikan Jakarta, Jade Aeshethic. Kami akan mencerahkan spot-spot gelap pada kulit Anda dengan Skin Brightening Treatment sehingga warna kulit Anda akan merata dengan cepat.

Baca Juga : http://jadeaestheticindonesia.com/klinik-kecantikan-jakarta/